THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 14 Oktober 2011

Maaf

Tuhan, Maafkanlah ketidaksempurnaan ku sebagai hambaMu..

Mama, Ayah, Maafkanlah anakmu yang kurang berbakti dan melakukan proses untuk kalian bahagia terlalu lama, membanggakan kalian, dan membuat kalian merasa lebih berharga..

Kakak-Kakakku, Maafkanlah aku yang kurang bisa jadi orang yang bisa mendengar keluh kesah kalian..

Sahabat-sahabatku, Maafkanlah aku sebagai orang yang tidak pernah tau dimana di saat aku salah secara sengaja dan tidak disengaja..

Semuanya..
Maafkanlah aku di dunia ini dan maafkanlah kesalahan yang pernah aku perbuat, aku khilaf akan semuanya, sesal selalu datang pada akhirnya, dimana perubahan itu bisa baik jika kita punya rasa untuk berubah menjadi yang terbaik lagi,
Maaf itu cuma satu kata tapi mengandung arti yang besar jika kita juga bertindak untuk lebih baik lagi dari sebelumnya


Senin, 10 Oktober 2011

Love in Silence "Cerpen tentang IBU"

Mamaku hanya memiliki 1 mata, aku membencinya..
dia memalukan bagi aku..
karena ayahku sudah lama meninggal, Dia memasak di SMA tempat aku sekolah..

Hari itu, dia datang ke kelasku dan menyapaku, aku sangat malu lalu aku mengacuhkannya dan berlari pergi..
Keesokan harinya, teman2 ku mengejekku, ingin rasanya aku menghilang.
Saat pulang, aku berteriak kepadanya ," kalau kau hanya ingin membuatku jadi bahan tertawaan, kenapa kau tidak mati saja?? aku benar2 marah saat itu, Aku bertekad keluar dari rumah dan tidak berhubungan dengan dia sama sekali, jadi aku belajar dengan semangat dan akhirnya aku mendapat beasiswa belajar di Jakarta..

setelah sukses, aku menikah dan punya anak dan bahagia dengan kehidupanku..
sampai suatu hari, mama datang dan menjenguk, saat di depan pintu, anak2ku melihat  dan ketakutan, dan saat itu juga aku berteriak ," Beraninya kau datang ke rumahku, pergi kau dari sini, kau hanya menakuti anak-anakku," Dia terkejut dan menjawab ," maafkan saya, mungkin saya salah alamat..

Setahun kemudian, datanglan undangan reunian SMA dan aku hadir.
Setelah itu, aku sempat melihat 1 rumah dimana aku tinggal saat itu, hanya ingin tahu dan kata seorang tetangga, "mama sudah meninggal", aku tidak meneteskan air mata tapi tetanggaku memberikan surat yang Mama ingin aku membacanya dan surat itu berisi , " Anakku tercinta, aku memikirkanmu setiap saat, Maafkanlah aku saat datang ke Jakarta dan menakuti anak-anakmu dan telah membuatmu malu di depan teman-temanmu dulu, semoga kamu mengerti, waktu kecil kamu kecelakaan dan kehilangan 1 mata. Sebagai mama, aku tidak sanggup melihatmu tumbuh dengan 1 mata, jadi aku memberikan mata milikku kepadamu nak, aku bahagia karena anakku memperlihatkan seluruh dunia untukku dengan mata itu dan seketika aku menangis memohon ampun kepada Allah dan baru kusadari Mama selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya sekalipun dia berada di posisi yang paling terpuruk, ia akan selalu berkorban agar anaknya menjadi seseorang yang sukses untuk ke depannya..

Sayangilah Ibumu.
Bahagiakan Beliau.
Anda akan menyesal saat dia tidak ada di dunia.